Dari hadits di atas, dapat disimpulkan bahwa sanad hadits tersebut adalah Abu hurairah yang langsung mendengar sabda Rasulullah. Kemudian sabda tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim. Sedangkan Matan hadits di atas adalah: "Orang yang masuk surga itu selalu berada dalam kenikmatan tanpa ada kesedihan.
Yang pertama adalah hadits itu dha'if karena terputusnya sanad seperti: Hadits Mu'allaq, Hadits Mu'addhol,Hadits Munqhothi', Hadits Mudallas, Hadits Mursal, Hadits Mu'annan. sedangkan yang kedua adalah karena sebab lain selain dari terputusnya sanad seperti cacatnya perawi hadits dan keganjilan pada matan Hadits, yaitu : Hadits Matruk, Hadits Mu
1. Sebab pengguguran sanad : Mursal, Munqathi', Mu'adhal, Mu'alaq, Mudallas. 2. Sebab cacat perawi. a. Cacat keadilan : Mawdhu', Matruk, Majhul. b. Cacat ke-dhabit-an: Munkar, Mu'allal, Mudarraj, Mutharib, Maqlub, Muharraf, Mushahhaf, Syadz.
Begitu juga ulama lainnya, seperti Abu Daud, at-Turmudzi, an-Nasa'i, Ibnu Majah, Malik bin Anas, Ahmad bin Hambal, ad-Darimi, Daruquthni, serta al-Hakim. Mereka tidak menulis hadits yang tidak ada sanadnya menuntaskan. Termasuk untuk hadits-hadits yang memiliki rantai jalan ganda.
mujMRLG.
hadits yang terputus sanadnya