Bobotpotong ayam broiler berkisar antara 1677,65-1714,64 g/ekor [3]. Kisaran rata-rata bobot potong yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu 1659,13-1745,63 g/ekor.
Namunjika nilai FCR lebih besar dibandingkan standar maka mengindikasikan terjadi pemborosan pakan sebagai akibat tidak maksimalnya manfaat pakan terhadap pertambahan bobot badan ayam. Konversi pakan ayam broiler strain CP 707 yang dipelihara pada suhu nyaman pada umur lima minggu adalah 1,62.
Penimbanganbobot badan dilakukan mulai dari umur 1-12 minggu. Hasil penelitian ayam Sentul Debu menunjukkan rataan konsumsi ransum sebesar 629,09±23,40 selama pemeliharaan 12 minggu, rataan konversi ransum sebesar 5,97±4,75 dan penghitungan kurva pertumbuhannya mengikuti model Logistik 23,68±0,99.
Penggantianlitter disarankan dilakukan pada umur 8-10 hari. Pembukaan cover slat dapat dimulai pada umur 18 hari untuk daerah panas dan 21 hari untuk daerah dingin. Dengan tetap mempertimbangkan kondisi litter, pembukaan cover slat dapat diundur jika cuaca benar-benar sangat dingin.
Tabel1. Rataan bobot potong, bobot dan persentase karkas serta non karkas ayam broiler umur 30 hari Peubah Jantan Betina Bobot potong (g ekor-1) 1834,10 ±64,24a 1659,40±72,02b Bobot karkas (g ekor-1) 1272,38±57,44 1174,44±50,58 hari), bobot potong ayam jantan lebih besar dibandingkan ayam betina. Hal ini disebabkan karena adanya
UGtN8Pd.
standar bobot ayam broiler umur 10 hari