KampungEropa 2 meliputi kawasan Siola, Tunjungan, Hotel Majapahit, Gedung BPN, Inna Simpang, eks Apotek Simpang, Gedung Grahadi, Balai Pemuda, eks Balaikota, dan Delta Plaza. Siola merupakan mall pertama di Surabaya yang berdiri pada tahun 1877. Saat ini, Siola difungsikan sebagai mall pelayanan publik bagi masyarakat Kota Surabaya. ASoalnya selain ane orang sana + lagi searching nya yang Surabaya. Yaudah, nih ane share tentang Surabaya tempo dulu ama sekarang. Spoiler for Buka dulu coy!: Spoiler for Gedung Siola: Spoiler for Wijaya: Spoiler for Tugu Pahlawan: Spoiler for Zangrandi: Spoiler for Jagir: Spoiler for Simpang (Delta Plaza): Plazasurabaya is a shopping place in surabaya. The store is the second biggest, tunjungan plaza only that surpass land usage and floor space. Toko dan jam buka shopping atau belanja adalah salah satu aktivitas yang terkadang bisa menghapus penat. 183 202 241 250 262 275 281 293 298 285 235 193 2.998. Mall ini juga dikenal dengan sebutan delta Deltaplaza surabaya angker alamat sejarah hotel dekat matahari xxi cinema 21 bekas rumah sakit asal usul buka jam berapa kfc ace hardware pizza hut 3second mcd parkir timur restoran double crochet misteri food court gramedia jawa ef khana spa city east java eiger mall promo carolina bioskop jaman dulu dibom ada bom timezone andhika aw apollo arsitek atrium a&w breadtalk bca buccheri bordir HotelNear Delta Plaza Surabaya. 10 Hotel Terbaik Dekat Delta Plaza Surabaya Di Surabaya Indonesia. Hotel Dekat Tunjungan Plaza Surabaya - Harga Mulai Dari Rp81000. 10 Hotel Dekat Tunjungan Plaza Rp135000 Surabaya Murah 2021 Ada Kolam Renang Bagus Nyaman Terbaik Jejakpiknikcom. xN8wOjU. Pusat perbelanjaan modern atau plaza sudah menjamur hampir di seluruh penjuru Indonesia. Kini plaza menjadi salah satu destinasi yang banyak didatangi orang. Baik itu untuk berbelanja maupun balik kemegahan bangunan plaza, ternyata ada sisi kelam yang mengiringi pembangunan gedung bertingkat tersebut. Sisi kelam ini dibumbui dengan suasana mistis yang bikin bulu kuduk merinding. Cerita horor yang berkaitan dengan mall ini pun terus mengular dari generasi ke generasi satunya Delta Plaza Surabaya yang terletak di Jalan Pemuda Surabaya ini ternyata menyimpan kisah menyeramkan yang sampai sekarang masih terus diminati, karenanya terus-terusan diceritakan oleh beberapa generasi. Delta Plaza masih ramai sampai hari ini, tapi nggak menutup kemungkinan kan kalau memang banyak makhluk tak kasat mata yang turut orang sudah paham, kalau pusat perbelanjaan yang satu ini dulunya merupakan sebuah Rumah Sakit yang diubah menjadi mall sekitar tahun 80-an Rumah Sakit itu dulunya bernama Rumah Sakit Simpang, karena tempatnya berada di dekat persimpangan. Mulanya, Rumah Sakit Simpang diberi nama Centrale Burgerlijke Zienkeninrichting, kemudian dikenal dengan sebutan Centrale Burgerlijke Ziekenhuis CBZ, namun ada juga yang menyebut Simpang Hospital atau RS Simpang. Dan warga Surabaya yang melek sejarah tentu sudah sangat paham kalau RS Simpang itu sudah musnah, kini berganti menjadi bangunan yang cukup megah. Baca Juga Bikin Bulu Bergidik! Ini Beberapa Kisah Misteri di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta yang Belum Banyak DiketahuiBaca Juga Merinding! Kisah Seram 7 Tradisi Pemakaman Teraneh di Seluruh Dunia Baca Juga Merinding! Ini Beberapa Kejadian Aneh dan Seram yang Pernah Terjadi di Istana NegaraDi tanah yang digunakan menjadi sasaran para hedonis sekarang ini banyak sejarah membentang, sejak jaman Daendels hingga masa kemerdekaan. Dulunya, RS Simpang menangani pasien dan para korban pertempuran Surabaya. Dokter dan suster di sana bekerja siang malam, selama 24 jam tanpa mengenal lelah. Walau begitu, ternyata masih belum mampu juga menangani semua korban perang. Lebih dari itu, RS ini juga difungsikan sebagai tempat rapat serta mengatur strategi oleh para pejuang arek saat masih jadi Rumah Sakit, pernah ada seorang perawat yang tewas karena terjepit lift tua. Katanya sih sampai sekarang arwah si perawat itu masih kerap menampakkan dirinya, sosok perawat yang dulu meninggal di lift tua dan disebut suster gepeng ini masih kerap mengganggunya si arwah ini, pada awal tahun 2000-an lalu, pihak mall bahkan meminta seorang paranormal untuk mengusur sosok tersebut. Sekarang katanya masih ada, tapi penampakannya jauh lebih jarang aja. Bahkan masih ada pengunjung yang melihat ada kursi dorong yang jalan sendiri, lokasinya di tempat parkir lantai atas berhenti sampai di situ saja rumor yang beredar, masih ada lagi penampakan perempuan berbaju putih yang berada di pepohonan antara Delta Plaza dan WTC, bahkan ada seorang wanita yang meninggal di area tempat parkir Delta Plaza karena tertimpa pohon bambu yang tersambar petir. Baca Juga Tau Gak Sih? Ternyata 3 Mall di Indonesia Ini Terkenal dengan KeangkernyaBaca Juga Seram! 4 Bunga Indah Ini Jangan Ditanam Depan Rumah Karena Konon Dipercaya Dapat Memanggil HantuBaca Juga Kisah Misteri Makam Keramat Nyonya Kompi yang Konon Peziarah yang Sukses Bisa Tiba-tiba Kembali BangkrutPercaya nggak percaya, beberapa orang mengaku masih kerap melihat sosok wanita itu yang tengah menangis di titip tempat dia meninggal. Terus, ada satu pohon lagi yang juga cukup mengerikan. Yaitu, pohon beringin besar yang katanya angker banget di belakang Delta Plaza, tepatnya dekat dengan Surabaya Hotel dan juga sungai. Banyak orang menyarankan, jangan pernah bawa anak kecil kalau kamu mau ngelewatin tempat ini. Takutnya dia kenapa-napa RS Simpang dulunya menjadi RS pusat di Surabaya, rumah sakitnya para pribumi. Karena rumah sakit- rumah sakit lainnya dikhususkan hanya untuk warga Belanda. Sebenernya sampai sekarang pun, kalau kamu lewat di lorong-lorong Delta Plaza, emang mirip sama rumah sakit. Dan walau si suster gepeng dibahasan awal tadi sudah jarang menampakkan diri, di lorong-lorong pusat perbelanjaan ini malah jadi cukup sering terdengar suara-suara jeritan dia yang pernah terjepit di lift tua itu. Terlepas dari ragam cerita seram di Delta Plaza Surabaya, masyarakat tetep berlomba-lomba untuk belanja, apalagi kalau pas gede diskonnya. Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru lainnya. Hai hai Ane lagi mau share sesuai judul di atas nih QKenapa share nya Surabaya? Kok nggak kota yang lain? ASoalnya selain ane orang sana + lagi searching nya yang Surabaya Yaudah, nih ane share tentang Surabaya tempo dulu ama sekarang Spoiler for Buka dulu coy! Spoiler for Gedung Siola Gedung ini terletak di jalan tunjungan. Dulu namanya 'Siola', tapi sekitar tahun 2011 CMIIW, sudah bukan Siola lagi, dan jadi Tunjungan City sekarang Spoiler for Siola lama Spoiler for Siola sekarang Spoiler for Wijaya Dulunya merupakan pertokoan bernama 'Wijaya'. Berlokasi di jalan Bubutan, Surabaya, pertokoan 'Wijaya' ini mengalami kebakaran di tahun 1996. Dan sekarang sudah berganti Mall 'BG Junction' yang berdiri ditahun 2007 Spoiler for Wijaya Spoiler for BG Junction Spoiler for Tugu Pahlawan Ini sih termasuk icon nya Surabaya . Tiap hari minggu pagi, udah kayak bazar , soalnya banyak banget yang jualan. Mau liat? Ada di bawah Spoiler for Tugu Pahlawan dulu Spoiler for Tugu Pahlawan minggu pagi Spoiler for Tugu Pahlawan Spoiler for Zangrandi Arek Suroboyo endi sing ndak ero es krim iki rek Anak Surabaya mana yang gak atau es krim ini. Toko es krim ini dulu milik orang Italia bernama Renato Zangrandi di tahun 1930. Tapi sekarang sudah diambil alih oleh keluarga Tanumulia. Letak toko es krim ini di jalan Yos Sudarso, Surabaya . Spoiler for Zangrandi dulu Spoiler for Zangrandi sekarang Spoiler for Jagir Jagir itu pintu air sekaligus jembatan yang ada di Surabaya. Letaknya di jalan wonokromo Spoiler for Jagir dulu Spoiler for Jagir sekarang Spoiler for Simpang Delta Plaza Foto menunjukkan pintu masuk utama Rumah Sakit Umum/Rumah Sakit CBZ Centrale Burgelijke Zieken inrichting Jl. Simpang sekarang Jl. Pemuda, Surabaya. Rumah sakit ini dibangun sebelum tahun 1900. Setelah kemerdekaan rumah sakit ini dinamakan Simpang. Kemudian dipindahkan ke Jl. Dharma Husada dan dinamakan Dr. Soetomo. Setelah itu rumah sakit umum di Jl. Pemuda tersebut diratakan dengan tanah. Di atasnya dibangun komlplek pertokoan "Surabaya Delta Plaza" Spoiler for Waktu jadi RS. Simpang Spoiler for Delta Plaza Spoiler for Sudarso Spoiler for Yos Sudarso dulu Jembatan jalan Yos Sudarso dan Balai Kota Surabaya di tahun 1955. Saat itu patung Panglima Sudirman di ujung Yos Sudarso belum ada patung Panglima Sudirman baru dibangun tahun 1963. Spoiler for Yos Sudarso sekarang Spoiler for Hotel Oranje Spoiler for Hotel Oranje Hotel oranje ketika itu yang sekarang berubah nama menjadi Hotel Majapahit Spoiler for Hotel Oranje sekarang Hotel Majapahit Spoiler for Jembatan Merah Katanya sih, dulu waktu peristiwa 10 november, disini banyak yang meninggal. Alhasil, banyak darahnya tuh ya, warna darah kan merah masa ijo, jadi deh namanya jembaran merah . Tapi, kayaknya sebelum kejadian itu, namanya udah jadi jembatan merah mungkin, CMIIW. Spoiler for Jembatan Merah dulu Spoiler for Jembatan Merah sekarang Spoiler for Kya-Kya Kya-Kya itu malam nya bazar sekitar tahun 2000an lah, ntah kalo sekarang, udah ga pernah lewat sana malem-malem. Nuansanya chinese. Bisa dilihat dari gerbang gapura nya yang sekarang, diatasnya ada naga Spoiler for Kya-Kya dulu Spoiler for Kya-Kya sekarang Spoiler for Bonus Spoiler for Lintworm Expres Ini kereta kelinci jaman dulu, namanya 'Lintworm Expres' alias 'Cacing Pita Express' . Aslinya ini truk nya tentara belanda, panjangnya 16 meter, kapasitas nya 113 personil. Rute Perjalanannya Dermaga Ujung -> Simpang -> Balik lagi ke Dermaga Ujung. Spoiler for Surabaya malam Itu dia Surabaya Tempo Dulu dan sekarang Spoiler for Berkat mereka IniIni juga [URL=" juga nih[/URL]Jangan pelit buat ngasih Jangan lempar 16-09-2013 1152 NGEHE banget, kok kerenan jaman dulu yah Quote 16-09-2013 1152 Kaskus Addict Posts 1,676 sekarang udah padet bgt kek nya 16-09-2013 1152 Kaskus Addict Posts 1,620 ooo gtu y gan.. sori soalnya ane tinggal dijakarta, jd kagak tau surabaya kaya gimana 16-09-2013 1153 yg atas cepat amir... 16-09-2013 1153 Kaskus Addict Posts 2,689 Kaskus Addict Posts 1,002 MY CITY OF HERO 16-09-2013 1154 Kaskus Addict Posts 1,620 QuoteOriginal Posted By centring►NGEHE banget, kok kerenan jaman dulu yah jungker detected.. isi posting gak relevan sm trit.. ngehe banget nih ngehe... 16-09-2013 1154 Kaskus Addict Posts 2,689 QuoteOriginal Posted By tokomadju►1307/saz1/14 napa gan ? mantranya yak 16-09-2013 1155 QuoteOriginal Posted By funkcaution► jungker detected.. isi posting gak relevan sm trit.. ngehe banget nih ngehe... Lo yang junker NGEHE.. komen gw masih mending, gw liat gambarnya gw baca isinya..lo malah komenin komen gw..NGEHE 16-09-2013 1157 waduh delta berubah banget yah jadi inget dulu sering nongkrong di kowloon 16-09-2013 1158 Kaskus Addict Posts 2,111 Keren gan wong suroboyo juga gan? hehe respek dah, keep posting yakk Cuman sayang sekarang surabaya macet banget tapi tetep indah kok, malah sekarang udah lumayan banyak sarana keren disini 16-09-2013 1200 Diubah oleh sazka7 16-09-2013 1203 QuoteOriginal Posted By mboh...►sekarang udah padet bgt kek nyaiya neh QuoteOriginal Posted By funkcaution►ooo gtu y gan.. sori soalnya ane tinggal dijakarta, jd kagak tau surabaya kaya gimana kapan" ke sby gan QuoteOriginal Posted By abcef►kota surabaya emang unik gan ternyata tunjungan nama aslinya Siola toh dulu kesana sih ane ke monumen kapal selam dan tunjungan gan itu beda sama mall tunjungan plaza loh gan. yang tunjungan city emang gedung barunya bekas siola 16-09-2013 1203 Kaskus Maniac Posts 9,314 Ah masih kurang lengkap nih 16-09-2013 1203 Kaskus Addict Posts 2,243 Megahan Sekarang sepertinya gan Soalnya Gambar yang dlu masih gak berwarna Sekarang Berwarna 16-09-2013 1209 Kaskus Maniac Posts 4,711 classic banget yo jaman dulu sekarang juga masih bagus 16-09-2013 1211 Kaskus Addict Posts 2,005 Surabaya memang kota yg mantap gan 16-09-2013 1218 wuih keren ,gedung gedung yang dulu masihada keren gan , cuma di renovasi aja kale yah 16-09-2013 1221 Kaskus Addict Posts 1,450 Setaau ane, kya-kya tuh baru Sis, gapuranya tuh juga bangunan baru, waktu ane kecil belum ada tuh gapura di kembang jepun, baru taun 2000an sejak adanya foodcourt di kya kya itu baru dibangun. CMIIW buat yg seangkatan ane. 16-09-2013 1221 Kaskus Addict Posts 2,187 masih banyak yang bertahan ya gan.. sayang aja tuh rumah sakit dijadiin delta plaza..... 16-09-2013 1224 Delta Plaza SurabayaDelta Plaza adalah salah satu Mall lawas di Surabaya yang paling sering saya saya menemui rekan les piano di Royal Plaza, saya belum memutuskan untuk kembali ke rumah saudara di kawasan Jagir, Wonokromo. Masih ada beberapa jam sebelum bergabung dengan rombongan kembali ke Malang. Daripada bengong, saya kembali berkeliling dari mall ke mall. Hati saya mengatakan, sebaiknya saya kembali mengunjungi Delta Plaza. Ketika saya pergi ke sana dulu, saya tak menemukan sesuatu yang menyenangkan. Ditambah dengan rumor dari teman dan artikel di internet akan adanya kisah horor meninggalnya suster gepeng, menjadikan saya ingin segera pergi dari sana. Lift yang menjadi awal mula cerita suster gepeng. Saya tak berani masuk. Bukan takut dengan penampakan suster gepeng. Sepertinya lift ini bermasalah. Kini, saya punya banyak waktu di siang hari. Saya kembali memutuskan untuk menjelajahi mall itu. Masih ada pertanyaan yang menggganjal di dalam diri, mengapa saya tak nyaman di sana dulu. Dugaan awal saya, banyaknya cermin adalah penyebabnya. Apakah itu memang benar adanya? Bangunan Bekas Rumah Sakit Saya diantar teman saya tepat di depan Delta Plaza di Jalan Pemuda Surabaya. Kami berpisah di sana. Memasuki pintu utama, ternyata saya tak menemukan aura negatif yang saya rasakan sebelumnya. Lalu lalang pengunjung yang keluar masuk malah menambah semangat saya untuk menjelajahi ruang demi ruang di bekas Rumah Sakit Simpang Centrale Burgerlijke Ziekenhuis ini. Bangunan bekas rumah sakit yang ternyata pernah menjadi tempat berkumpulnya gerilyawan republik pada masa revolusi fisik 1945-1949 ini terasa memberi aura positif bagi saya. Aura itu membuat saya tiba-tiba ingin melakukan ritual makan tahap dua. Maklum, pada pertemuan saya dengan teman di Royal Plaza tadi, saya hanya memakan beberapa potong kentang goreng. Belum makan nasi. Alhasil, mampirlah saya ke kedai Soto Betawi di lantai dasar. Di sini, saya dibuat bingung karena ada sebuah cermin berukuran besar yang menipu mata saya. Saya kira, kedai itu memiliki luas yang cukup sehingga saya bisa memilih kursi yang cukup jauh dengan pengunjung lain. Niatnya tetep, saya ingin menyendiri lagi. Tapi, begitu saya mendekati cermin besar itu, otak saya kembali sadar. Kedai itu tak sebesar yang saya duga sebelumnya. Bayangan saya di depan cermin. Apakah anda melihat bayangan lain? Banyaknya Cermin di Delta PlazaSelepas makan, tibalah saya menjelajahi isi mall ini. Tujuan pertama saya adalah lorong di selatan mall yang dekat dengan kedai Burgers King. Lorong ini berada di luar mall dan menjadi tempat terjebaknya saya ketika terjadi pemadaman listrik pada kujungan sebelumnya. Di sini, lagi-lagi saya menemukan ilusi optik berupa kebingungan letak food court yang juga ada di dekat lorong itu. Cermin-cermin di foodcourt itu membuat saya bingung di manakah pintu masuk menuju foodcourt yang katanya murah itu. Maunya sih, saya hanya kepingin membeli segelas es teh untuk dibawa jalan-jalan. Tapi, karena saya masih kebingungan, niat itu saya urungkan. Saya kembali memasuki pintu barat mall ini. Lorong kaca di Food court lantai dasar Menjelajahi lantai demi lantai kembali saya menemukan cermin-cermin yang terpasang, baik di dinding maupun di tiang-tiang. Selain cermin yang merupakan cerimin datar, terdapat pula cermin yang merupakan cermin cembung. Akibatnya, pada beberapa bagian saya menemukan bayangan saya yang bersifat maya, tegak, dan sama besar dan di bagian lain bersifat maya, tegak, dan diperkecil. Ketika saya melwati beberapa tempat dengan kombinasi dari dua cermin itu, saya kembali pusing lagi. Apalagi, saya memakai kacamata berlensa cekung yang juga menghasilkan bayangan maya, tegak, dan diperkecil. Sesekali, mata saya dibuat panik dan sering menerka ke manakah langkah kaki saya harus berjalan untuk menuju tenant yang akan saya datangi. Cermin yang terpasang cukup banyak sehingga menghasilkan jumlah bayangan yang banyak pula seperti yang diajarkan di Kelas XI dulu. Pertanyaannya, mengapa mall ini memasang banyak sekali cermin?Alasan Delta Plaza dan Mall lain Banyak Cermin Jawabannya bisa beragam. Dari beberapa sumber yang saya baca, terutama dari literasi ilmu mengenai desain ruangan dan fengshui, adanya cermin yang banyak membuat pencahayaan ruangan menjadi bagus. Jika pencahayaan ruangan bagus, maka orang yang berada di dalamnya juga akan betah. Tak hanya itu, akibat refleksi yang dihasilkan oleh cermin-cermin itu, maka ruangan menjadi terasa lebih luas. Tak hanya itu, ternyata ada juga efek psikologis yang ada akibat penggunaan permukaan reflektif di bangunan mall. Apa itu? Pertama, ada sebuah teknik atau sugesti psikologi pada otak yang disebut dengan Pacing and Leading. Bagaimana cara kerja teknik ini? Coba perhatikan pada cermin yang dipasang di depan toko baju ini. Di situ saya berdiri di depan sebuah maneken yang mengenakan baju hitam yang cukup bagus. Saat saya melihat potret diri saya di depan cermin, maka di dalam otak saya timbul impuls untuk menjadi sama dengan model di maneken tadi. Timbul keinginan dalam diri saya untuk menenakan baju tersebut karena saya memiliki bayangan akan diri saya yang “kece” jika memakai baju seperti model itu. Maka, terlintaslah pikiran untuk mendapatkan baju itu. Apalagi,di sebelahnya, ada tulisan diskon 50%. Penjual baju sangat pintar menepatkan tulisan itu di depan cermin tiang bangunan mall. Kalau saya khilaf, keluarlah uang atau kartu debit dari dompet saya. Untung, saya masih punya iman. Apa yang bisa anda simpulkan? Ketika saya melihat bayangan maneken itu di cermin, rasa penasaran untuk mencoba baju yang dipakai maneken itu timbul Tepat. Disadari atau tidak, penggunaan cermin yang cukup banyak pada mall ini membuat pengunjung terinisiasi untuk melakukan belanja barang setelah mereka menemukan ilusi optik diri mereka yang sempurna akibat melihat refleksi bayangannya di dekat model pakaian. Tak hanya belanja pakaian, penggunaan cermin juga menambah keinginan pengunjung untuk melakukan pembelian makanan dan minuman di food court yang dipasang cermin. Di lantai 4, tempat food court berada, cermin-cermin juga dipasang pada tiang-tiang bangunan ini. Saat menuju ke sana, saya langsung melihat orang-orang makan dengan lahapnya. Saya tak kuasa melihat itu meski saya sudah makan. Akhirnya, jebolah pertahanan saya. Segelas jus alpukat dan sebungkus jamur crispy masuk ke perut saya. Teknik yang dikembangkan oleh Richard Bandler dan John Grinder pada awal dekade 70an ini memang banyak diadopsi oleh para merketing, terutama pusat perbelanjaan. Tak heran, pusat-pusat perbelanjaan yang dibangun pada dekade 70an hingga 80an banyak menggunakan cermin di dalamnya. Cermin di FC lantai 4 Kedua, adanya pancaran gelombang hyper-positif saat orang mengunjungi mall yang memiliki banyak cermin. Gelombang itu sebenarnya merupakan sifat dasar dari sebuah cermin itu sendiri. Cermin merupakan benda yang merefleksikan apapun yang ada di depannya, termasuk diri sesorang. Jika diri sesorang itu memiliki aura yang positif, maka cermin akan memantulkan sesuatu yang positif juga. Otak kita akan menjadi mendapat stimulus melakukan hal-hal yang positif. Saya yakin, tujuan orang datang ke mall adalah untuk bersenang-senang, selain ada juga yang bekerja. Ketika ada perasaan senang ada di dalam diri kita dan kita melihat bayangan positif di dalam cermin, maka timbul keinginan kita untuk terus mengeksplorasi tiap jengkal mall. Jika aura itu sangat besar, maka timbulah perbuatan “positif” yang akan mengikutinya? Apa itu? silahkan dijawab sendiri. Sebaliknya, jika aura negatif ada di dalam diri kita, maka cermin akan merefleksikan sesuatu yang buruk ke dalam diri kita. Itulah alasan mengapa ketika kujungan saya yang pertama dulu, saya tak terlalu menikmati mall itu. Saat itu, saya sedang dikejar waktu untuk bertemu rekan ditambah terjebak dengan kondisi hujan deras membuat hati saya kacau. Akibatnya, saya ingin segera cabut dari Delta Plaza Surabaya. Aura yang terpancar dan terefleksikan tergantung dari dalam dirimu Ketiga, adanya efek self-conscious & powerful. Tadi kita sudah membahas adanya rumus pembentukan jumlah bayangan yang dihasilkan oleh lebih dari satu cermin. Saya tak membahas lebih lanjut daripada pusing dengan hafalan rumus fisika. Yang jelas, logikanya, semakin banyak cermin, maka semakin banyak bayangan yang dihasilkan. Semakin positif juga bayangan yang dihasilkan. Maka yang terjadi adalah adanya peningkatan euforia untuk lebih melakukan kegiatan berbelanja di sana. Efek ini akan ditambah dengan pencahayaan dan tata ruang yang heboh. Dan bisa dipastikan, kombinasi dari ketiga efek psikologis tadi membuat rupiah demi rupiah akan mengalir ke dalam toko di mall itu. Semakin banyak cermin semakin banyak bayangan dan energi positif yang dihasilkan Semakin besar pula keinginan untuk berbelanja Keempat, mengingat Delta Plaza ini merupakan mall yang cukup lama, maka ia harus bisa bersaing dengan mall-mall baru. Persaingan ini tidak mudah. Saya jadi teringat Mitra Plaza II Malang yang ambruk akibat kalah bersaing meski letaknya cukup strategis. Untuk menyiasatinya, maka dipasanglah banyak cermin-cermin di banyak sudut ruangan mall. Meski “tua”, Delta Plaza masih diminati para penggila mall. Belum lagi, embel-embel “murah” masih melekat sempat terpuruk akibat gencarnya pembangunan mall-mall baru, Delta Plaza Surabaya masih menjadi jujugan belanja warga Surabaya dan sekitarnya dengan seribu cermin di dalamnya. Apalagi, Mall yang dibuka pada 1988 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto ini menempati lahan bekas bangunan tua. Untuk menghilangkan kesan angker itu, dipasanglah banyak cermin di dalamnya. Itulah sekilas kisah menyusuri cermin-cermin di Delta Plaza Surabaya. Kita tunggu saja, apakah mall ini akan tetap eksis atau akan hilang menjadi legenda seperti kisah misteri suster gepeng yang menyertainya. Sumber bacaan 1

delta plaza surabaya jaman dulu